Day 3 : Kiyomizudera Temple

Tujuan saya selanjutnya setelah puas mengunjungi Fushimi Inari Temple adalah Kiyomizudera Temple yang merupakan kuil Budha yang terletak di Kyoto bagian timur. Jarak tempuh melalui jalur subway sekitar 7 menit dari stasiun Fushimi Inari ke stasiun Kiyomizu Gojo.

Dari stasiun Gojo saya jalan kaki sekitar 30 menit untuk mencapai gerbang ke kuil Kiyomizudera. Sepanjang perjalanan menyusuri jalanan gang kecil, saya dimanjakan dengan pemandangan yang dipenuhi dengan pohon-pohon hijau yang mulai bersemi dan juga dikagetkan dengan banyaknya batu nisan/tempat persemayaman di sekitar situ.

Sekitar pukul 11:47 saya akhirnya tiba juga di depan gerbang kuil Kiyomizudera dan sudah ramai sekali pengunjung yang berdatangan. Banyak remaja-remaja yang mengenakan kimono atau yukata *susah untuk membedakannya 😀 . Tiket untuk masuk kuil utamanya 300 yen.

Di sekitar kuil utama terdapat kuil lain yang bernama Jishu Shrine. Di kuil tersebut terdapat mitos mengenai “love stones“. Mitosnya bagi siapapun yang bisa melewati 2 love stones tersebut dengan ditutup matanya, maka dia akan menemukan cinta sejatinya. Mirip seperti mitos di alun-alun selatan Jogjakarta :).

Sekitar pukul 12.30 saya memutuskan untuk turun menuju destinasi selanjutnya yaitu district Gion untuk melihat Geisha. Dari kuil utama sampai gerbang keluar ditempuh sekitar 30 menit. Selama perjalanan itulah bisa ngelihat keindahan kuil Kiyomizudera yang sering terlihat di google :D.

Day 3 : Menjelajah Kota Tua Kyoto (Fushimi Inari Shrine)

Hari ke-2 di Jepang, saya lanjutkan dengan menjelajahi kota yang terkenal dengan berbagai macam keindahan dan kemegahan kuil-kuilnya, yaitu Kyoto. Kyoto dahulunya merupakan ibukota negara Jepang pada tahun 794 – 1868 sebelum pindah ke Tokyo. Kyoto terletak di tengah pulau Honshu.

nihonlettou
Letak Kyoto

Kamis 30 April 2015 06.00, pagi itu di kasur hostel saya merasakan badan saya pegal-pegal semua gak karuan efek dari mengelilingi sebagian besar kawasan Osaka dengan jalan kaki. Kalau di total mungkin ada sekitar 10km saya jalan kaki. Untungnya saya bawa minyak urut dari Indonesia untuk antisipasi hal-hal seperti ini :D. Selesai mandi, packing keperluan untuk menjelajahi Kyoto, lalu sarapan  sebentar di dapur umum hostel dan ternyata sudah ramai sekali dengan traveler dari negara lain. Saya pun hanya minum secangkir teh hijau hangat untuk menghemat waktu. Target saya hari 1 di Kyoto adalah Fushimi Inari Shrine, Kiyomizudera Temple, Gion Disctrict, Philosoper Path, Ginkakuji Temple dan Kyoto Tower. Yup list yang cukup panjang untuk di kunjungi dalam waktu satu hari 😀

DSC_2192
Secangkir kopi hijau yang menemani pagi hari di Kyoto

Continue reading Day 3 : Menjelajah Kota Tua Kyoto (Fushimi Inari Shrine)

7 Hari Solo Traveling Keliling Jepang (Osaka, Kyoto, Tokyo)

JEPANG!!! yap..jepang yang merupakan salah satu negara yang sangat maju di Asia bahkan di dunia, yang terkenal dengan kemajuan teknologi, keindahan alam dan keragaman budayanya yang masih terjaga sampai saat ini. Apa yang terlintas di benak ketika mendengar kata jepang? Jika hal itu ditanyakan kepada saya, maka akan saya jawab : Anime, Dorama, Manga/Komik. Yaa, saya adalah orang yang sangat menggemari anime, dorama apalagi manga jepang ( tapi belum Otaku akut XD ). Saya mulai tertarik dengan Jepang setelah beberapa tahun dari jaman SD nonton anime nya di TV seperti Pokemon, Digimon, Tamiya, Doraemon, dan masih banyak lagi. Lalu setelah nya mulai membaca komik seperti Detective Conan, One Piece, Naruto, etc. Dan pada saat kuliah di racunin dorama One Littre of Tears yang sukses membuat saya menangis dan kecanduan dorama. Saat sejak itu saya bertekad bahwa suatu saat nanti harus bisa berkunjung langsung ke Negeri Sakura tersebut. Dan alhamdulilah, di tahun 2015 ini akhirnya keinginan tersebut bisa terwujud dan yang lebih ekstrim nya lagi, kesananya sendirian atau tanpa travel agent alias “backpacker solo traveling” tanpa punya kenalan satupun di jepang sana dan tanpa bisa berbahasa jepang karena walaupun saya suka dengan hal2 berbau jepang, tapi ketika mencoba untuk belajar bahasa jepangnya ternyata sangat sulit XD.

DSC_3347
salah satu contoh Ema ( Wooden Wishing Plaques) yang ditulis oleh salah satu pengunjung Temple di Japan

Continue reading 7 Hari Solo Traveling Keliling Jepang (Osaka, Kyoto, Tokyo)