10 hari Backpacker di Jepang (Tokyo, Kawaguchiko, Nikko)

Ini adalah kali kedua saya traveling ke Jepang. Bulan April 2015 lalu, saya sudah menjejakkan kaki di negeri Sakura tersebut selama 1 minggu. Detail lengkap perjalanan pertama saya bisa di baca di post saya 7 hari backpacker keliling Jepang. Lantas kenapa traveling ke Jepang lagi kalau sudah pernah kesana? Mungkin banyak yang berfikir seperti itu.

Bagi saya sendiri ada 2 hal kenapa saya ke Jepang lagi. Pertama, hal utama yang membedakan perjalanan pertama dan kedua saya ini adalah “teman traveling”-nya hehe. April 2015 lalu saya ingin merasakan solo traveling ke negara asing rasanya seperti apa, sedangkan yang kedua ini ada temannya yaitu istri saya :). Jelas terdepat perbedaan sekali antara traveling sendirian dengan traveling bersama istri. Pokoknya beda sekali. Intinya kalau sendirian bisa seenak hati, bisa egois dan ngontrol waktu, tempat sesuka hati kita, tetapi kalau bersama istri ya harus bisa menyeimbangkan dengan kepentingan istri juga hehe.

Kedua, ini biasanya alasan semua orang kenapa ke Jepang berkali-kali. Jawabannya simple aja. Yaa karena ke Jepang itu gak puas kalau cuma sekali :D. Jepang itu tempatnya bisa dikatakan tidak ada yang jelek haha. seminggu, dua minggu itu belum cukup untuk eksplore semua keindahan Jepang. Bahkan seminggu untuk kota Tokyo saja saya merasa belum cukup untuk mengeksplore semua seluk-beluk Tokyo. Jadi wajar kalau perjalanan pertama ke Jepang biasanya ke kota utama yaitu Tokyo, Kyoto, Osaka. Perjalanan selanjutnya bisa eksplore daerah lain seperti Shirakawago, Hokaido, Hiroshima, Nagasaki, Nikko, dan lainnya.

Untuk traveling kedua ini, saya memilih daerah yang tidak jauh dari sekitaran Tokyo yaitu daerah Kawaguchiko dan Nikko. Alasan saya yaitu untuk menghemat budget karena tidak perlu pesan JR Pass untuk keliling ke banyak kota. Tujuan utama saya yaitu melihat autumn di Jepang dan sudah saya putuskan daerah yang sudah terlihat autumn di pertengahan Oktober ada di Nikko.

Kegon Falls di Nikko

Hunting Tiket Pesawat

Awal 2018 sebenarnya saya tidak ada niatan untuk traveling ke Jepang. Pikirnya waktu itu ingin menabung untuk mengisi rumah *maklum pengantin baru :D. Tapi, ya mungkin sudah takdir yang ingin nyenengin istri jalan-jalan ke luar negeri, ada promo dari maskapai asal negeri jiran “Air Asia”. Waktu itu bulan februari ada promo Air Asia rute baru penerbangan langsung Jakarta-Tokyo. Harga promonya waktu itu benar-benar menggiurkan. Bayangkan tiket 1 kali perjalanan dari Jakarta-Tokyo dikisaran Rp 1,5 juta include tax, bagasi 20 kg!

Setelah konsultasi dengan istri dan ketemu tanggal yang pas mulai ada Autumn di sekitar Tokyo (waktu itu dapatnya hanya di Nikko yang dekat dengan Tokyo dan daun-daunnya sudah mulai memerah di pertengahan Oktober), saya booking untuk 2 orang PP direct Jakarta-Tokyo di tanggal 12-21 Oktober 2018. Tebak berapa harga yang saya dapat? hanya Rp 6 juta sudah dapat tambahan bagasi 20 kg lagi! Waktu itu saya booking di http://www.tiket.com dan kebetulan ada promo juga diskon hingga Rp 500k.

Tips dari saya jika ingin hunting promo tiket pesawat jauh-jauh hari :

  • Subscribe email maskapai-maskapai low carrier yang beroperasi di Indonesia. Banyak info terkait promo-promo yang di broadcast via email.
  • Siapkan dana (tabungan) untuk budget traveling setiap waktu. Mulai sisihkan penghasilan untuk alokasi traveling ini setiap bulan, sehingga jika ada promo bisa langsung dipakai.
  • Subscribe juga ke website pembelian tiket seperti tiket.com, traveloka.com, booking.com, dll. Banyak promo yang lumayan membantu
  • Rencanakan dari awal tahun waktu dan tempat yang ingin di kunjungi di tahun ini. Dengan begitu ketika ada promo, sudah menentukan tanggal yang diinginkan jadi bisa lebih cepat pesannya.

Itinerary 10 Hari di Jepang

Sebenarnya itinerary saya banyak berubah dari perencanaan awal karena 3 bulan sebelum keberangkatan ada pemberitahuan mendadak dari Air Asia yang menyebabkan saya harus merubah itinerary karena harus transit di Bangkok terlebih dulu. Detail kenapa-nya akan saya ceritakan di lain waktu. Untuk sekarang fokus itinerary yang sudah saya jalankan saja.

Secara garis besar itinerary seperti berikut :

  • Hari 1 : Keliling sekitaran Bangkok (Wat Pho, Wat Arun, Khaosan Road)
  • Hari 2 : Sampai Tokyo keliling Asakusa (Nakamise Shopping Street, Sensoji Temple, Halal Ramen Naritaya)
  • Hari 3 : Mengunjungi Kokyo Gaien National Garden, Tokyo Tower, Odaiba Island
  • Hari 4 : Pindah ke Kawaguchiko (Kawaguchiko Music Forest, Kawaguchiko Natural Living Center)
  • Hari 5 : Menelusuri green line sightseeing bus (Saiko iyashi no Sato Nenba Village, Fuji-Q Highland Park)
  • Hari 6 : Pindah ke Nikko (Shinkyo Bridge, Nikko Toshogu Shrine)
  • Hari 7 : Menelusuri Nikko ( Akechidaira Plateau, Kegon Falls, Hangetsuyama Observation Park, Lake Chuzenji)
  • Hari 8 : Menikmati autumn di Yumoto Onsen, melihat miniatur tempat wisata dunia di Tobu World Square
  • Hari 9 : Balik ke Tokyo (cari oleh-oleh di Akihabara)
  • Hari 10 : Persiapan pulang di Narita

Untuk itinerary detail-nya apabila ada yang berminat, bisa request di kolom komentar ya, nanti akan saya kirimkan itinerary lengkapnya 🙂

Total Biaya

Total yang saya keluarkan termasuk tiket pesawat sekitar Rp 30 juta. Wah kok banyak sekali? Yang patut di catat adalah ini biaya untuk 2 orang dengan istri saya, jadi otomatis bebannya 2 kali lipat. Jika 1 orang berarti sekitar Rp 15 juta. Wow murah banget hitungannya untuk 10 hari di Jepang!

Detail-nya seperti berikut (tiket pesawat tidak saya masukkan tapi sesuai detail diatas yaitu Rp 6 juta untuk 2 tiket PP Jakarta-Tokyo):

Ada beberapa hal yang sebenarnya bisa ditekan lagi biayanya, tetapi karena niatnya bulan madu ke-2 bersama istri, jadi gak boleh terlalu ngirit juga hehe.

Jadi begitu kira-kira gambaran 10 hari backpacker saya di Jepang. Untuk detail aktivitas hariannya akan saya lanjutkan di lain waktu. Apabila ada yang tertarik ingin tahu seperti apa 10 hari saya di Jepang, bisa cek dulu video berikut ya, kurang lebih menggambarkan aktivitas saya dan istri selama di Jepang.

ARIGATOU GOZAIMASU!

video ringkasan 10 hari di Jepang


Categories: Japan, Traveling

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. 7 Hari Solo Traveling Keliling Jepang (Osaka, Kyoto, Tokyo) – yolosobehappy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: