Day 2 : Menjelajahi Osaka (Shitennoji Temple, Osaka Castle, Umeda Sky Building)

Shitennoji Temple

Shitennoji Temple merupakan kuil Budha pertama dan tertua di Jepang. Dari Horikoshi Shrine bisa di tempuh jalan kaki +- 5 menit. Biaya masuk nya adalah 300 yen. Saya menghabiskan waktu sekitar 1 jam disini karena badan sudah terasa pegal-pegal sekali terlebih masih membawa tas carier lengkap saat dari bandara tadi. Kesan saya ketika memasuki temple ini bahwa hawa religiusnya kuat sekali disini. Tidak salah memang shitennoji temple kuil budha pertama di Jepang.

Osaka Castle Museum & NHK Building

Lanjut dari Shitennoji Temple, saya kali ini tidak jalan kaki ke Osaka Castle karena jaraknya yang sejauh 6 km.  Menggunakan K.T.P saya naik subway arah Tanimachi Line. Detailnya bisa dilihat berikut :

Ternyata dekat dengan Osaka Castle, terdapat kantor NHK. NHK merupakan stasiun televisi terbesar di Jepang. walaupun saya tidak masuk kedalam, melihat dari luar saja sudah cukup puas.

Jalan kaki 5 menit dari NHK, saya sampai di kawasan Osaka Castle. Salah satu tempat favorit saya di Jepang adalah Osaka Castle karena tamannya yang begitu rapi, bersih dan indah, dari sini juga bisa menggambarkan castle dengan benteng yang kokoh dan kuat. Tidak bisa di bayangkan betapa indahnya di sini pas bunga sakura bermekaran :). Untuk menuju kastil utama, harus melalui 3 gerbang. Biaya masuk ke kawasan kastil gratis, tetapi jika ingin masuk ke dalam kastilnya dikenai biaya 600 yen. Saya pun hanya berkeliling di sekitar kastil mengingat sudah sore dan masih ada 1 tempat yang ingin saya kunjungi yaitu Umeda Sky Building.

Umeda Sky Building

Puas berkeliling kawasan Osaka Castle, destinasi terkahir saya adalah Umeda Sky Building. Dari Tanimachiyoncome station bisa di tempuh sekitar 40 menit sampai Higashi-Umeda Station melalui jalur Tanimachi Line.

Umeda Sky Building merupakan salah satu bangunan tertinggi di Osaka dan terkenal dengan Floating Garden Observatory-nya di lantai 39. Saya mencoba naik lift nya sampai lantai 39 akan tetapi ternyata untuk masuk Floating Garden-nya harus membayar sebesar 700 yen. Karena waktu itu sudah petang dan harus ke Kyoto segera, saya akhirnya tidak jadi masuk.

Di lantai basementnya terdapat restoran mall Takimi-Koji yang  menggunakan konsep makanan pinggir jalan Jepang pada era Showa. Lagi-lagi karena takut kehalalannya, jadinya saya cuma berkeliling saja 😀

Penginapan Piece Hostel Kyoto

Sekitar jam 7 saya berangkat dari Umeda Station ke Kyoto Station untuk menuju penginapan saya. Piece Hostel Kyoto sendiri saya dapatkan dari situs booking.com. Untuk review penginapannya sendiri akan saya review di post selanjutnya, cuman 1 hal yang bisa saya katakan adalah sangat rekomendasi sekali bagi para backpacker :). Waktu tempuh dari umeda ke kyoto station sekitar 1 jam menggunakan K.T.P.

Dari Kyoto Station ke Piece Hostel Kyoto sekitar 10 menit jalan kaki.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s