Day 1 : Pesona Pantai Pasir Panjang

Rawa Bakau & Dermaga Kampung

Perjalanan menyeberang ke P. Sangiang selama 1 jam tidak terasa karena keindahan pesona laut anyer yang mempesona. Walaupun ombak nya besar, tapi kami tetap merasa antusias dengan pesona apa yang akan di tawarkan oleh Sangiang, ya walaupun ada 1 orang teman yang tidak kuat dengan ombak laut dan mual-mual juga akhirnya :D. Kapal mulai mendekati pulau sangiang, dan dari situ kami sudah terkagum oleh hutan rawa bakau yang terdapat di kanan kiri hilir sungai menuju ke dermaga kampung.

Penginapan Pinggir Pantai & Hutan Kelapa

Sesampainya di dermaga kampung, kesan pertama adalah sepi. Yap, di sekeliling jarang ada rumah tetapi rumput liat dan pohon kelapa banyak di temukan disana. Untuk mencapai penginapan, kami harus berjalan kaki sekitar 15 menit. Selama perjalanan itu kami benar-benar serasa di pulau pribadi karena jarangnya penduduk yang bisa di temui. Penginapan yang kami tempati minimalis dengan 1 ruangan diisi 2 kasur dan alas. Dari serambi depan bisa melihat langsung pantai pasir panjang. Terdapat 1 colokan listrik yang cuma bisa nyala kalau genset nya dinyalakan karena tidak ada listrik pemerintah di Pulau Sangiang. Untuk kamar mandi sendiri hanya ada 2 dan airnya apabila habis, gensetnya mati harus menimba sendiri disumur.

 

Pantai Pasir Panjang

Selepas istirahat saya jalan kaki ke pantai. Luar biasa pemandangan pantai pasir panjang. Laut biru, awan putih, pasir putih, angin semilir ditambah hijaunya pepohonan dan hitamnya bebatuan saling padu menyuguhkan pemandangan lukisan alam. Cuman untuk kebersihan disini sepertinya kurang terjaga karena banyak sampah berserakan di pinggir pantai yang mungkin merupakan sampah dari tengah laut yang terdampar disitu.

 

Diujung pantai, terdapat tempat yang menurut saya sangat keren karena mengingatkan kita dengan pesona dari Norwegia. Bukit hijau kecil dengan banyak bebatuan hitam dipinggir pantai disertai padang rumput hijau, sungguh merupakan gambaran yang pas sebagai tempat untuk foto-foto 🙂

 

Goa Kelelawar & Puncak Harapan

Selesai hunting foto di pantai pasir panjang, pukul 1 siang kami balik ke penginapan dan makan siang lalu istirahat sebelum tracking ke goa kelelawar dan sunset di puncak harapan. Di dekat penginapan terdapat warung kecil yang menyediakan snack, mie rebus, air minum dan yang wajib ketika liburan ke pantai adalah kelapa muda. Sekitar jam 4 an kami mulai tracking mengelilingi pulau. Track yang di lalui ke destinasi pertama yaitu goa kelelawar tidaklah begitu terjal. Jadi relatif cepat tidak sampai 30 menit kami sudah sampai di goa kelelawar. Goa kelelawar merupakan goa yang terhubung dengan laut lepas dan selain banyak kelelawar serta ombak yang besar, kadang terlihat hiu yang ikut terseret kesitu. Sayangnya saat kami kesana, tidak ditemukan hiu yang terseret.

 

Selesai dari goa kelelawar, kami melanjutkan tracking ke Goa Saung Tungku. Selama perjalanan, kami sempat berhenti di beberapa spot menarik karena kami berada di bukit tinggi tepi pantai langsung sehingga bisa melihat luasnya laut samudra hindia.

 

Tujuan terkahir kami yaitu puncak harapan. Info dari guide yang memandu kami, di puncak tersebut merupakan tempat yang paling bagus untuk menikmati sunset dari atas bukit di sangiang. Dan benar bahwa menikmati sunset dari puncak bukit harapan adalah salah satu hal yang harus dilakukan ketika berkunjung ke sangiang karena menampilkan pesona sunset yang luar biasa indahnya.

 

Day 2 – Snorkling Tanjung Bajo dan Lagon Waru


2 thoughts on “Day 1 : Pesona Pantai Pasir Panjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s