Day 1 : Jakarta – Kuala Lumpur – Osaka

Jakarta – Kuala Lumpur

Flight yang saya tumpangi berangkat sekitar pukul 14.50 dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara KLIA2 di Kuala Lumpur. Karena takut terjebak macet di dalam kota nantinya karena arus lalu lintas Jakarta yang tidak bisa di prediksi, saya memutuskan untuk berangkat pagi sekitar pukul 9 dari kosan dan lebih memilih menunggu di bandara. Berhubung waktu itu jasa uber belum sefavorit sekarang, sehingga masih menggunakan jasa taksi si biru. Tiba di Terminal 3 Soekarno-Hatta sekitar pukul 10. Biaya taksi beserta tol nya sekitar IDR 130.000,- dari daerah mampang prapatan. Karena belum sarapan dari pagi, saya memutuskan untuk mencari sarapan dulu di KFC bandara sambil menunggu boarding pukul 14.00 dan ternyata flight nya di undur sekitar 30menit tanpa ada alasan yang jelas. Sebelumnya jauh-jauh hari saya sudah melakukan web check-in sehingga bisa santai tidak ikutan antrian check in di bandara yang kadang bisa sampai 30 menitan. Pukul 15.00 saya mulai masuk ke bagian imigrasi untuk pengecekan passport dan visa, dan akhirnya pesawat take-off pukul 15.30.

DSC_1697
Saya memakai tas carrier 32L selama 7 hari di Jepang

Perjalanan dari Jakarta-Kuala Lumpur kurang lebih 1 jam sehingga sekitar pukul 17.30 waktu malaysia (GMT +8) saya sudah sampai di bandara KLIA2. Karena flight ke Osaka nya masih lama pukul 1 dini hari, saya mencari-cari tempat untuk beristirahat dan santai-santi dulu. Di KLIA2 jika ingin  keliling mencari makanan harus keluar dulu melewati bagian imigrasi lalu pilih antrian ASEAN only. Sewaktu itu saya mendapatkan petugas imigrasi yang baik banget dan sempat saling bertukar cerita tentang tujuan saya kali ini solo traveling ke Jepang, lalu niatan dia di bulan mei untuk mengunjungi gunung Bromo, Banyuwangi, Kawah Ijen di Jawa Timur :D. Setelah melalui bagian imigrasi, saya lalu menyusuri mall di dalam bandara. Setiap kali kesini, saya selalu takjub dengan konsep bandara yang menyatukan antara mall dengan bandara seperti halnya di Changi Singapore. Semoga suatu saat nanti ada bandara di Indonesia dengan konsep seperti itu :).

Setelah lelah keliling mall, saya lalu mencari makan dan sudah bisa ditebak ‘McD’ adalah tempat yang paling bersahabat dikantong untuk traveller yang sedang transit :D. Seperti biasa menu yang saya pesan adalah Burger+kentang seharga 17.75 RM (IDR 53.000,-). Yang perlu di ingat saat ingin membeli makanan di McD KLIA2 adalah bersiap membawa uang ringgit karena disitu tidak melayani pemakaian kartu kredit ataupun mata uang lain. Di dalam bandara ada money changer yang rate nya tentu saja lebih tinggi dibandingkan money changer di luar bandara. Kebetulan saya masih punya cukup ringgit sisa sewaktu traveling ke Korea Selatan setahun sebelumnya.

Selain karena terjangkau makan di McD, alasan lain karena samping McD terdapat spot yang pas untuk menikmati indahnya sunset di KLIA2. Apabila cuacanya cerah akan beruntung melihat pesawat take-off atau landing dengan background matahari terbenam yang sangat indah :).

DSC_1732
Sunset at KLIA2

Kuala Lumpur – Osaka

Bandara KLIA2 merupakan bandara baru untuk penerbangan LCC di Malaysia. Tempatnya sangat bersih dan teratur. Di sediakan banyak alat untuk self check-in sehingga tidak perlu mengantri lama lagi. Disana disediakan juga masjid yang lumayan besar dan bersih. Setelah lelah mengelilingi bandara dan selesai shalat jamak magrib dan isya, saya memutuskan untuk masuk ke boarding room dan memilih untuk menunggu flight disitu. Saat sedang charge handphone, ada bule yang mau ikutan charge iphone nya dia. Saat itu cuma ada 2 colokan listrik dan sudah full, karena kasihan akhirnya saya ngeluarin usb hub agar bisa berbagi dengan dia. Sambil nunggu charge penuh, kita mulai ngobrol dan ternyata dia berasal dari Sydney dan jago berbahasa indonesia. Dia baru balik dari India dan di Kuala Lumpur ingin bertemu dengan teman Indianya selama sehari. Tak terasa akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari, perjalanan ke Osaka selama kurang lebih 7 jam pun di mulai dan untuk mengantisipasi agar tidak kelaparan besok pagi nya di Osaka karena susah mencari makanan yang halal, saya sudah pesan chicken hainan di pesawat sebelumnya saat booking tiket.


One thought on “Day 1 : Jakarta – Kuala Lumpur – Osaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s